Pengisian
dan Pelepasan Muatan di Kapasitor
Tujuan
-
Melihat karakteristik
tegangan kapasitor pada saat pengisian dan pelepasan muatan
Peralatan
-
Kapasitor
-
Resistor
-
Amperemeter
-
Voltmeter
-
Variable power supply
Prinsip
Dasar
Pada rangkaian arus searah seperti pada Gbr.1, kapasitor akan menjadi
hambatan takhingga. Hanya saat rangkaian dibuka dan ditutp, arus akan mengalir.
Saat rangkaian tertutup, arus akan mengakibatkan kapasitor dimuati hingga
samadengan tegangan yang diberikan sebesar V0. Sebaliknya, kapasitor
akan melepaskan muatan melalui resistor saat rangkaian dibuka. Karakteristik
tegangan pada kapasitor dapat diterangkan dengan fungsi eksponensial.
|
|
|
Pengisian
dan Pelepasan Muatan di Kapasitor
Tujuan
-
Melihat karakteristik
tegangan kapasitor pada saat pengisian dan pelepasan muatan
Peralatan
-
Kapasitor
-
Resistor
-
Amperemeter
-
Voltmeter
-
Variable power supply
Prinsip
Dasar
Pada rangkaian arus searah seperti pada Gbr.1, kapasitor akan menjadi
hambatan takhingga. Hanya saat rangkaian dibuka dan ditutp, arus akan mengalir.
Saat rangkaian tertutup, arus akan mengakibatkan kapasitor dimuati hingga
samadengan tegangan yang diberikan sebesar V0. Sebaliknya, kapasitor
akan melepaskan muatan melalui resistor saat rangkaian dibuka. Karakteristik
tegangan pada kapasitor dapat diterangkan dengan fungsi eksponensial.
|
|
Gbr.1.
Rangkaian kapaitor dan resisitor arus searah
Besar tegangan
saat rangkaian terbuka adalah
Penurunan
tegangan akan melambat sebanding dengan waktu. Tegangan kapasitor Vc(t) turun secara asimtotik
menjadi nol. Kurva karakteristik ini dapat dilihat pada Gbr. 2
Konstanta
waktu da pat dihitung berdasarkan kurva pengisian kapasitor. Tarik garis tangensial dari kurva pengisian pada titik t
= 0 s dan tarik garis asimtot dari kurva pengisian. Buat garis yang tegak lurus
dari titik perpotongan antara tangensial dengan garis asimtot ke sumbu x
. Titik yang diperoleh pada sumbu
adalah konstanta waktu.
Pada rangkaian arus searah seperti
pada Gbr.1, kapasitor akan menjadi hambatan tak hingga. Hanya saat rangkaian
dibuka dan ditutup, arus akan mengalir. Saat rangkaian tertutup, arus akan
mengakibatkan kapasitor dimuati hingga saa dengan tegangan yang diberikan
sebesar V0. Sebaliknya, kapasitor akan melepaskan muatan melalui resistor saat
rangkaian dibuka. Karakteristik tegangan pada kapasitor dapat diterangkan
dengan fungsi eksponensial.
Gbr.1. Rangkaian kapaitor dan resisitor arus searah
Gbr.1. Rangkaian kapaitor dan resisitor arus searah
Besar tegangan saat rangkaian terbuka adalah Dengan t adalah konstanta waktu [s]. Konstanta waktu atau waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan hingga tegangan jatuh menjadi yang ditentukan dari besar hambatan dan kapasitans
Hal yang sama, besar tegangan saat rangkaian tertutup adalah Penurunan tegangan akan melambat sebanding dengan waktu. Tegangan kapasitor Vc(t) turun secara asimtotik menjadi nol. Kurva karakteristik ini dapat dilihat pada Gbr. 2
Konstanta waktu dapat dihitung berdasarkan kurva pengisian kapasitor. Tarik garis tangensial dari kurva pengisian pada titik t = 0 s dan tarik garis asimtot dari kurva pengisian. Buat garis yang tegak lurus dari titik perpotongan antara tangensial dengan garis asimtot ke sumbu x . Titik yang diperoleh pada sumbu adalah konstanta waktu.
Gbr. 2 Kurva pengisian dan pengosongan dari kapasitor serta penentuan konstanta waktu Pada percobaan di R-Lab akan digunakan 4 buah model rangkaian , yaitu Model 1 , 2 , 3 dan 4. Untuk Model 1 dan 3 mengunakan kapasitor dengan kapasitas yang sama, Untuk Model 2 dan 4 menggunakan kapasitor dengan kapasitas yang sama.
Gbr.
2. Kurvapengisian dan
pengosongan dari kapasitor serta penentuan konstanta waktu
Pada percobaan
di R-Lab akan digunakan 3 buah model rangkaian ,yaitu Model 1 , 2 dan 3. Untuk
Model 1 mengunakan 1 buah kapasitor,
Untuk Model 2 menggunakan 2 buah kapasitor yang dirangkai seri dan untuk model
3 menggunakan 2 buah kapasitor yang dirangkai paralel.
ProsedurEksperimen
1. Mengatur model rangkaian yang akan
digunakan ,yaitu model 1!.
2. Menghidupkan Power Supply yang
digunakan
3. Mengukur beda potensial di kaki-kaki
kapasitor dan arus pengisian kapasitor, masukkan ke kolom berikut :
Waktu
|
Vc
|
Ic
|
4. Mengukur beda potensial di kaki-kaki
kapasitor dan arus pelepasan kapasitor, masukkan ke kolom berikut :
Waktu
|
Vc
|
Ic
|
5. Mengulangi langkah 3 dan 4 untuk
model rangkaian 2 dan 3
6. Buat Grafik Vc terhadap t untuk
masing-masing rangkaian.
Referensi
-
Giancoli,
D.C.; Physics for Scientists &Engeeners, Third Edition, Prentice Hall, NJ,
2000.
-
Halliday,
Resnick, Walker; Fundamentals of Physics, 7th Edition, Extended Edition, John
Wiley & Sons, Inc., NJ, 2005.
-
Tipler,
P.A.,1998, FisikauntukSainsdanTeknik-Jilid II (terjemahan), Jakarta :
PenebitErlangga
materi dan animasi nya sangat bagus, memuat materinya mudah dimengerti
BalasHapuspagi postingan yang bagus nice
BalasHapusTerimakasih postingan nya. Sangat membantu saya dalam pembelajaran :)
BalasHapuspostingannya sangat membantu
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusmaterinya sudah bagus,,,,alangkah lebih bagus lgi tulisanya di rapikan
BalasHapusok..trima kasih atas masukan y
BalasHapusmateri yang anda sajikan sangat bagus, hanya sedikit saran dari saya mengenai sistematika penulisannya itu sedikit dirapkan.
BalasHapusPostingannya udah bagus... ditunggu postingan selanjutnya ya :)
BalasHapustrimakasih smua y..
BalasHapusTINNING - Titanium Ingredient, Fabric, Stainless Steel
BalasHapusTitanium Ingredient, titanium cost Fabric, titanium hip Stainless Steel, Stainless Steel titanium wallet Steel, Stainless Steel - titanium charge stainless steel is a liquid metal oxide-based stainless steel catalyst. titanium bike frame TINNING.
a306g7ggoqi643 vibrating dildos,horse dildo,masturbators,g-spot dildos,realistic dildos,vibrators,fantasy toys,dildos,dog dildo k408a1hisjy370
BalasHapus